Selasa, 14 Januari 2014

Enrique : Itu kisah yang sedih, tapi arsitekturnya terlalu cantik, sebenarnya mungkin dia (sang arsitek) sedang memahat kebenciannya pada orang yang dulu pernah ia cintai. Dia sedang membuang hati yang keras/hati yang tajam. Mungkin karena orang2 tidak mengerti apa yang ada dalam hati arsitek itu maka mereka mengarang cerita. Antara cinta dan benci, sepertinya ada perbedaan besar tapi sebenarnya mungkin hanya perbedaan tipis saja, kau melihat beberapa saat lalu (saat ketemu fans), dengan hati penuh kebencian , jika saja mereka mau turun satu langkah mereka bisa mengubahnya kembali ke hati yang mencintai. Dok Mi : Akan sangat menyenangkan kalau mereka melakukannya. Aku ingin mempercayai kisah yang kau buat sekarang, kalau arsitek itu membuang hatinya yang penuh kebencian. Aku ingin mempercayainya. Enrique tersenyum, coba lihat, pada akhirnya aku juga yang jadi pemandu hari ini. Dok Mi ketawa. Keduanya berdiri di atas jembatan. Enrique bertanya tentang matahari terbenam, matahari terbenam mulai memudar, matahari terbenam penuh warna, matahari terbenam mulai menghilang, atau matahari terbenam mulai meresap. Mana yang paling kau suka? Dok Mi : Matahari terbenam yang indah. Enrique : Jawab yang benar. Ombak memecah, ombak berdebur, ombak bergelombang, ombak bergulung. Mana yang paling kau suka? Dok Mi : Ombaknya indah. Enrique kesal, jangan asal menjawab. Tapi ombaknya memang indah. Dok Mi tanya kenapa Enrique menanyakan hal2 seperti itu. Enrique cerita, ia pergi ke Spanyol saat usia 10 tahun dan ibunya sering main permainan ini agar Enrique tidak melupakan bahasa Korea. Jika kau menganggap apa saja sebagai permainan, itu akan menjadi menyenangkan. Enrique : Ada pertanyaan lagi, aku minta maaf, terima kasih, aku mencintaimu. Yang mana yang paling kau suka? Dok Mi sedikit terperanjat karena Enrique mengatakan "aku mencintaimu" dengan keras. Dok Mi berkata ia suka ketiga kata itu. Enrique meminta Dok Mi membuat kalimat dengan ketiga kata itu. Go Dok Mi-ssi yang impiannya adalah menjadi penulis buku anak-anak, aku ingin tahu bagaimana jawabanmu. Dok Mi : Maaf karena menolak hatimu sampai sekarang, ini adalah perjalanan yang jauh, terima kasih karena tidak tersesat dan menemukanku. Berkat kau, Kkae Geum-ssi, aku akhirnya mencintai diriku sendiri. Enrique dari tadi ingin mendengar Dok Mi mengatakan "aku mencintaimu" diam2 tapi karena Dok Mi tidak membuat kalimat yang diinginkannya. Enrique berpaling dan cemberut. Dok Mi tersenyum geli. Dok Mi : Aku sudah melakukannya, sekarang giliranmu. Enrique menoleh ke arah Dok Mi lalu bicara tanpa jeda : Maaf karena tidak menemukanmu lebih cepat, terima kasih karena membuatku mencintaimu, ajumma aku mencintaimu. Enrique mendekat dan mencium dahi Dok Mi. Lalu memeluknya erat-erat. Keduanya tersenyum.

Kadorama-recaps.blogspot.com http://kadorama-recaps.blogspot.com/2013/03/flower-boy-next-door-episode-16-final.html
Enrique dan Dok Mi duduk di depan api unggun. Enrique menyanyikan lagu untuk Dok Mi. Dok Mi tersenyum pada Enrique. Ini adalah isi hati Enrique. Dok Mi juga menunjukkan sesuatu, yaitu tulisan di ponselnya, yang ia tulis saat di kebun binatang. Dok Mi : Kau bilang untuk menyimpan dunia. Hal pertama yang kulihat di dunia dan kusimpan adalah dirimu. Aku tahu itu sejak menulis judul untuk foto ini "Dunia wanita itu". Kau adalah duniaku. Ini pengakuanku. Aku akan memainkan permainan yang tadi lagi (membuat kalimat dengan maaf, terima kasih dan aku mencintaimu) "Aku minta maaf karena baru mengaku sekarang, terima kasih karena kau menjadi duniaku, aku mencintaimu". Enrique melihat ke arah Dok Mi dan menangis, ini curang ajumma. Kau adalah duniaku, kalau kau melakukan pengakuan sehebat itu maka pengakuanku tidak ada artinya. Dok Mi : Aku baru saja mendengarnya, lagu pengakuan yang sangat mengesankan, aku ingin sekali merekamnya dan mendengarnya setiap hari, apa kau mau menyanyi lagi? Enrique : Dasar bodoh, aku bisa menyanyi setiap hari untukmu. Dok Mi : Mulai saat ini, apa kau mau terus menjadi duniaku? Enrique mengangguk, ya, aku akan melakukan itu. Aku akan menjadi dunia Go Dok Mi-ssi. Dunia yang damai, terang dan ceria. Dok Mi : Tidak ada dunia seperti itu, karena dunia kadang bisa hujan, bisa bertengkar, dan ada kalanya kita terluka. Tapi meskipun demikian dunia tidak akan menghilang. Aku akan menunggu. Sampai kau meraih impianmu dan kembali. Aku akan menunggu. Aku akan menunggu dan memikirkan kau selalu ada di sampingku, seperti matahari terbit dan terbenam, aku akan menunggu tanpa berubah. Enrique : Mulai saat ini tidak perlu membicarakan tentang pergi dan menunggu, pikirkan saja tentang kita berdua, seolah hanya ada kita di dunia ini. Dok Mi mengangguk setuju. Enrique dan Dok Mi ada di sebuah penginapan. Enrique tengkurap dan menulis kalimat yang didiktekan Dok Mi. Dok Mi : Senja itu indah. Enrique bengong, ia berpikir untuk ejaannya. Dok Mi mendiktekan kalimat lain. Enrique kelihatan bingung dan bahkan menutupi tulisannya seperti anak kecil agar tidak dilihat Dok Mi. Enrique salah mengeja lagi. Dok Mi berkata sayang sekali, padahal kau harus kirim surat. Enrique protes, di zaman digital ini siapa yang masih berkirim surat? Kan ada software editor yang akan memeriksa ejaan. Dok Mi tanya apa Enrique siap diperiksa tulisannya. Enrique masih belum siap dan menulis lagi. Dok Mi menggelitik pinggang Enrique. Enrique terguling ke samping dan Dok Mi langsung mengambil kertas Enrique. Enrique bangun dan berusaha mengambil kertasnya. Keduanya berebut kertas lalu terhenti, mereka saling memandang dan tertegun. Keduanya hampir berciuman. Dok Mi langsung mengembalikan kertas Enrique. Hehehe Beberapa waktu kemudian, Enrique menyelimuti Dok Mi yang tertidur. Ia memandangi Dok Mi dan berpikir : Enrique : Kukira cinta itu adalah memberikan setengah dari diriku dan orang lain mengisi setengahnya lagi. Wanita itu berpikir setengah dari dirinya begitu gelap dan memalukan, dan dia mengusir cinta pergi. Wanita itu baru menyadari bahwa cinta adalah menggabungkan bagian yang tidak lengkap menjadi satu. Dok Mi terbangun dan melihat Enrique tidur meringkuk di dekat sofa. Enrique tersenyum dalam tidurnya. Dok Mi dalam hati ; Dok Mi : Cinta itu seperti jam alarm angin. Kalau masih baru dan bersinar, jam itu bisa menunjukkan waktu yang tepat. Tapi waktu berlalu dan kau lupa memutarnya. Maka jam itu akan rusak dan berhenti. Pria itu mulai meniup jam, agar jam itu akan terus berputar tanpa berhenti. Dok Mi berlutut dan menyelimuti Enrique. Kadorama-recaps.blogspot.com http://kadorama-recaps.blogspot.com/2013/03/flower-boy-next-door-episode-16-final.html Dok Mi melihat semua temannya dan teringat saat Enrique memeluknya lalu pesan untuk hidup dengan baik dan pergilah ke dunia luar. Dok Mi pulang ke apartemennya dan membuka surat dari Enrique. Enrique : Ajumma! ada pertandingan Barcelona hari ini, aku akan memberikan laporannya, 30 detik sebelum berakhir..Gol! Rasanya hatiku akan meledak. Aku membutuhkan waktu lagi, kau bisa menunggu sedikit lagi kan? Kali ini aku tidak membuat kesalahan kan? heehee. Dunia Go Dok Mi, Kkae Geum. Dok Mi mengakui, Enrique sudah tidak membuat kesalahan lagi, 100% benar. Lalu Dok Mi protes, seharusnya ia tidak menggunakan kata sebentar lagi karena ini sudah setahun dan 3 bulan. Bagaimana ini bisa dianggap sedikit lagi? Lebih baik kalau sejak awal ia berkata, tunggulah dalam waktu yang lama, apa dia itu pelatih gajah. Apa dia memintaku ke Spanyol? Dok Mi menyimpan surat Enrique dalam kotak besar, ada banyak sekali surat dari Enrique Geum :) Dok Mi telp seniornya dan ingin menggunakan jatah cuti 3 harinya. Dok Mi yang sekarang sudah sangat berbeda. Ia sangat percaya diri dan terbuka. Dok Mi jalan dan menoleh sekilas ke apartemen Tae Jun. Dok Mi melihat Enrique, mengenakan baju dan jaket warna hitam. Bahkan rambutnya juga hitam. Dok Mi terkejut dan berbalik. Dok Mi menoleh lagi dan tidak melihat siapapun. Dok Mi menggelengkan kepalanya, aku benar2 harus segera ke Spanyol. Aku mulai melihat hal-hal yang aneh. Dok Mi penasaran dan mengintip sekali lagi. Ia melihat Enrique, sekarang tersenyum kepadanya. Dok Mi langsung mengambil teropongnya dan melihat dengan lebih jelas. Enrique langsung memberi tanda "Aku melihatmu" dengan tangannya. Dok Mi terkejut dan sembunyi. Ia menjatuhkan teropongnya. Sedetik kemudian, Dok Mi sadar kalau itu benar2 Enrique. Dok Mi segera lari keluar apartemennya. Dok Mi sampai di luar, lalu menoleh. Ternyata itu benar Enrique! Enrique berdiri dan tersenyum pada Dok Mi. Enrique : Apa kau baik-baik saja, Ajumma? Dok Mi dalam hati : Ini bukan mimpi kan? Enrique : Ini bukan mimpi. Kkae Geum baru saja datang dan langsung kesini. Dok Mi dalam hati : Aku merindukanmu. Enrique : Aku juga merindukanmu, Ajumma. Kadorama-recaps.blogspot.com http://kadorama-recaps.blogspot.com/2013/03/flower-boy-next-door-episode-16-final.html